PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Muara Teweh- Bupati Barito Utara Nadalsyah mengatakan bahwa sektor pertanian mempunyai peran yang strategis terutama sebagai penyedia pangan bagi rakyat.

Berkaitan dengan itu, pemerintah terus berupaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan yang menjadi salah satu misi dalam pelaksanaan pembangunan pertanian di daerah ini.

“Berbagai program dan kegiatan telah digulirkan dalam rangka mencapai swasembada pangan. Dan untuk lebih fokus, Kementerian Pertanian telah menetapkan tujuh komoditas strategis untuk pengembangan pertanian yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, daging, dan tebu,” kata Bupati Nadalsyah, Minggu (8/7/2018).

Dikatakannya, dalam upaya pencapaian swasembada padi, jagung, dan kedelai (pajale), Pemkab Barito Utara telah mendukung pelaksanaan program upaya khusus (upsus) pajale yang dilaksanakan sejak 2015.

“Di mana Kabupaten Barito Utara menjadi salah satu sasaran dari pelaksanaan program tersebut. Melalui program upsus pajale ini telah dilaksanakan berbagai kegiatan, seperti perbaikan jaringan irigasi, bantuan pupuk, penyediaan benih unggul, bantuan traktor, dan alsintan lainnya,” kata H Koyem sapaan Bupati Nadalsyah.

--page

"Alhamdulillah sejak dilaksanakannya program upsus pajale ini produksi padi mengalami peningkatan pada 2015 dan 2016. Namun pada 2017 sedikit mengalami penurunan sebagai akibat dari areal persawahan yang beberapa kali terendam banjir dan mengalami gagal panen seluas kurang lebih 910 hektare." (RAMADANI/B-3)