BORNEONEWS, Sampit- Musibah kebakaran terjadi di Desa Pemantang, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (8/7/2018).
"Kebakarannya terjadi pada pagi hari tadi sekitar pukul 06.30 WIB. Satu bangunan hangus terbakar," ungkap Kapolsek Mentaya Hulu Iptu Ratno mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel.
Bangunan yang terbakar adalah rumah milik Heroyanto, warga RT 4. Saat itu korban sedang tidak berada di rumah. Ia sedang dalam perjalanan menjemput sang istri. Api pertama kali dilihat oleh warga sekitar kejadian.
Mereka berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tidak berapa lama api dapat dipadamkan dengan bantuan armada damkar desa. Dalam kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
"Tidak ada korban dalam peristiwa ini. Selain menyebabkan bangunan dan isinya habis terbakar, musibah tersebut membuat korban mengalami kerugian mencapai Rp400 juta," sebut Kapolsek.
--page
Iptu Ratno melanjutkan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait asal muasal api. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan, termasuk pemilik rumah. Sementara ini, kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting.
"Dari pengakuan korban, dia meninggalkan rumah tanpa memadamkan listrik. Lampunya dibiarkan menyala. Sementara ini diduga karena korsleting," ujar Kapolsek. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-3)








