BORNEONEWS, Sampit - Sejak awal Januari hingga Juli 2018 setidaknya ada 16 kejadian kebakaran di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
"Hingga saat ini ada 16 kejadian kebakaran, dan rata-rata pemukiman warga yang didominasi di daerah perkotaan," ujar Plt Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim, Rihel, Senin (9/7/2018).
Dia menerangkan rata-rata rumah yang dilanda musibah kebakaran sedang ditinggal penghuninya. Ada yang bekerja, keluar rumah ketempat keluarga dan ada juga yang ditinggal mudik.
Bahkan dua hari yang lalu juga terjadi kebakaran pada sebuah perumahan dinas guru di Jalan Mandomai, Kecamatan Baamang. Dia menjelaskan bahwa banyak dari bangunan rumah yang terbakar tersebut diakibatkan hubungan arus pendek.
Sehingga api lebih mudah menghanguskan rumah, karena muncul dari bagian atap ataupun dek bangunan. Dengan adanya hal itu dirinya mengimbau masyarakat selalu berhati-hati.
Terutama saat meninggalkan rumahnya agar bisa dilihat ataupun diperiksa lebih dulu. Apakah sudah benar-benar aman atau tidak. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








