PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya– Dari 10 sarjana kedokteran jebolan Universitas Palangka Raya (UPR) yang lulus uji kompetensi kemudian dilantik dan diambil sumpah dokter pada Senin (9/7/2018), mayoritas berasal dari jalur mandiri.

Hanya dua orang yang utusan daerah. Yaitu utusan dari Kabupaten Barito Utara atas nama Wenny Aristia Yulianti dan dari Kota Palangka Raya atas nama Ihsanul Irfan.

Selebihnya berasal dari jalur mandiri. Kedelapan dokter dari jalur mandiri tersebut yakni Ditinia Utami dari Banjarbaru, Vitrosa Yosepta Sera dari Palangka Raya, Fernika dari Kotawaringin Timur, Annisa Awwallin Karunia Rizqi dari Banjarbaru,  Anugerah Pasca dari Bogor, Aria Jaya dari Palangka Raya, Andy Ferdy Saputra dari Palangka Raya, dan Inggrid Rachelia juga dari Palangka Raya.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah dokter angkatan VIII Fakultas Kedokteran UPR itu berlangsung di Aula Palangka, setelah mereka dinyatakan lulus uji kompetensi profesi dokter pada Mei 2018.

“Mereka telah lulus ujian profesi dan dinyatakan layak menyandang gelar dokter. Semoga bisa membawa keberkahan bagi masyarakat Kalteng,” ungkap Dekan Fakultas Kedokteran UPR Triawanti.

--page

Ia menyebutkan, lulusan dokter tersebut rata-rata angkatan 2012 atau dua tahun setelah program studi dibuka. Saat itu memang masih ada jalur utusan daerah yang dikirim dan dibiayai oleh pemerintah daerah pengirim. Tetapi tahun ini program itu sudah tidak ada lagi. (ROZIQIN/B-3)