SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim, mengingatkan kepada masyarakat agar waspada terhadap kebakaran. Terutama kawasan permukiman padat penduduk.

"Masyarakat harus waspasa akan musibah kebakaran. Dalam beberapa hari terakhir sudah ada dua kasus kebakaran. Apalagi kebakaran tidak memandang musim," kata Rihel, Senin (9/7/2018). 

Dalam sepekan terakhir, sudah dua kasus kebakaran yang terjadi di Sampit. Pertama terjadi pada Jumat (6/7/2018), di Jalan Perkutut 1, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotim. Sebuah rumah yang ditinggal mudik hangus terbakar. Rumah itu milik Agus Setiawan alias Lumping, yang disewa Harjanudin. 

Sementara yang kedua terjadi pada Sabtu (7/7/2018), pada rumah dinas guru dan TK di Jalan Mandomai, Kecamatan Baamang. 

"Belum diketahui persis penyebab kebakaran tersebut. Namun diduga kuat akibat hubungan arus pendek," kata Rihel. 

--page

Dengan adanya hal itu, maka rihel meminta kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat keluar rumah. Perlu mengecek kompor ataupun lilin dan hal lainnya yang bisa berakibat pada kebakaran. 

"Selain itu, perhatikan juga kabel yang sudah tua. Karena rawan terjadi hubungan arus pendek. Kalau sudah berumur puluhan tahun, harus diganti, ataupun diperiksa kondisinya," pungkas Rihel. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)