PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Apa kabar kelanjutan episode pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Palangka Raya (UPR)?  Ternyata, saat ini hanya tinggal tahapan pemungutan suara.

Untuk ini, panitia Pilrek UPR berposisi menunggu jadwal dari kementerian riset teknologi dan pendididikan tinggi (Kemenristekdikti) mengenai kapan hari pemungutan dilangsungkan.

“Kita berposisi menunggu, itu tinggal jadwal dari kementerian, terserah disana karena tahapan sudah disana,” ungkap Ketua Panitia Pilrek UPR, Triawanti yang juga Dekan FK UPR, kepada Borneonews, Senin (10/7/2018).

Seperti diketahui, Pilrek  UPR sudah melewati pemilihan tahap I, yang menjaring dari empat bakal calon melalui Rapat Senat Tertutup, dipimpin Ketua Senat Agus Indarjo yang juga Plt Rektor UPR pada Sabtu (12/5/2018) lalu. Beberapa saat sebelumnya di hari yang sama, dilakukan penyampaian visi, misi, dan program kerja bakal calon.

Hasil perhitungan suara dari 42 anggota senat, calon Rektor Prof. Joni Bungai memimpin perolehan suara (21 suara), Dr. Andrie Elia (19 suara), dan Dr. Aswin Usup (2 suara). Berkas tiga calon rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2018-2022 itu dikirim ke Kemenristekdikti di Jakarta.

--page

Kenapa di Kementerian cukup lama? Triawanti saat itu mengatakan ada beberapa rangkaian pemeriksaan calon rektor antara lain memeriksa mengenai jejak rekam mereka, termasuk keuangan dan aliran dana yang masuk rekening sehingga melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). (ROZIQIN/B-5)