PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Berdasarkan hasil rapat antara Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Ahmadi Riansyah, Selasa (10/7/2018) di Ruang Rapat Bupati Kobar bersama pihak perusahaan yang tergabung dalam konsorsium pembangunan jalan penghubung antar desa di Kecamatan Arut Utara(Aruta) hingga kini masih belum ada kemajuan signifikan.

 

Wabup mengatakan, rapat ini sengaja digelar Pemkab Kobar untuk mendorong percepatan penyelesaian jalan tersebut yag ditargetkan selesai akhir tahun 2018 ini.

 

"Dalam rapat tersebut dari Astra Group salah satu perwakilan pimpinan perusahaan yang hadir bahwa dala waktu dekat akan mobilisasi alat untuk segera melakukan pembukaan jalan ruas yang kedua yaitu Jalan Desa Penyombaan dan Nyandau," jelas Wabup

 

Kemudian, lanjut Wabup, untuk ruas Jalan yabg dikerjakan PT BJAP, saat ini mereka sudah melakukan pembukaan jalan.

 

"Progresnya saat ini sudah mencapai 57,51 persen. Sekarang ini tinggal melakukan penimbunan dan pembuatan saluran air. penumbunna dan pembuatan saluran air ini dilakukan ketika musim kemarau," jelas Wabup.

 

--page

Lantaran saat pengerjaan jalan tersebut juga bergantung pada cuaca maka dalam rapat itu juga diundang pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalan Bun.

 

"Kita juga mendapat informasikan kita memasuki musim kemarau pada fase kedua bulan Juli sampai fase kedua Agustus. Bila dikalkulasikan sekitar 2,5 bulan saja kemarau. Artinya kondisi kemarau tersebut bisa kita manfaatkan semaksimal mungkin, jadi tidak ada lagi alasan pengerjaan terhalang lantaran cuaca," jelas Wabup. (WAHYU KRIDA/m)