BORNEONEWS, Sampit - Seorang ibu rumah tangga, Rukkiyah (34) menjadi korban penjambretan di Jalan Cilik Riwut, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (9/7/2018).
Saat ditemui di kediamannya di Jalan Borneo Regensi, ibu dari tiga anak itu menceritakan kronologis penjambretan. Saat itu, dia sedang dalam perjalan pulang menggunakan sepeda motor dari arah Kecamatan Baamang, bersama anaknya yang berusia 2 tahun.
"Kejadiannya itu siang hari. Saya lupa jam berapa. Sepulangnya saya dan anaknya dari tempat tukang pijat," ucap Rukkiyah, Selasa (10/7/2018).
Ketika melintas di Jalan Cilik Riwut, sekitaran Kompi Antang, motor Rukkiyah dipepet oleh seorang pria tidak dikenal. Pria tersebut langsung mengambil dompet korban yang berada di kantong motor matik yang ia gunakan.
Korban sempat melakukan pengejaran namun gagal, lantaran pelaku dengan cepat dan gesit memacu kendaraannya. Naas, saat mengejar pelaku, motor korban sempat menabrak mobil yang melintas sehingga ia dan anaknya terjatuh dan mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.
--page
Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp150 ribu. Di dalam dompetnya itu juga terdapat surat penting lainnya, seperti kartu tanda penduduk (KTP) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK).
"Saya sudah lapor kejadian ini ke Polres Kotim. Saya dimintai keterangan dari pukul 12.00 wib - 14.00 wib," tuturnya.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian setempat mengenai kasus penjambretan ini. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)








