PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) Rusdi Gozali mendukung langkah pemkab menata kawasan Monumen Palagan Sambi di Bundaran Pancasila.

Selama ini monumen tersebut terkesan kumuh karena banyak gerobak pedagang kaki lima (PKL).

Rusdi Gozali mengatakan, selain kumuh, Monumen Palagan Sambi juga dijadikan lokasi arena permainan anak-anak saat malam hari.

"Jika saat ini sudah ditertibkan oleh Satpol PP itu sangat bagus dan kami sangat mendukung hal itu. Karena Monumen Palagan Sambi harus di kembalikan sebagai wisata edukasi di Kobar," kata politi Partai Golkar ini.

Ia menyebutkan, di dalam Monumen Palagan Sambi terdapat banyak benda bersejarah, khususnya yang berkaitan dengan aksi penerjunan pertama di Kobar. Benda bersejarah tersebut tentunya harus di kelola dengan baik oleh Pemkab Kobar. 

--page

"Sudah saatnya Monumen Palagan Sambi dikelola Pemkab Kobar. Nantinya di area itu juga harus steril dari PKL dan tempat permainan pada malam hari agar tidak kumuh," sebutnya.

Bila tidak lagi kumuh, Monumen Palagan Sambi bisa menjadi tempat wisata, baik bagi para pelajar lokal maupun wisatawan dari luar daerah. Sebagai penunjang, Pemkab Kobar nantinya harus membangun sejumlah fasilitas yang dinilai kurang.

"Seperti masih kurangnya lampu dan terlihat gelap saat malam hari. Tempat duduk yang minim hingga soal tulisan sejarah agar setiap wisatawan bisa mengetahui sejarah berdirinya Monumen Palagan Sambi," ungkapnya.

Untuk membuat nyaman kepada pengunjung, di sekitar area Monumen Palagan Sambi sebaiknya ditanami pepohonan agar tidak gersang. Ini salah satu yang nantinya harus diperhatikan Pemkab Kobar. (ANDREANSYAH/B-3)