PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebanyak 7 program dan kegiatan prioritas yang harus diselesaikan oleh Tim Percepatan Pembagunan Kalteng Berkah, yang dikukuhkan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran pada Selasa (10/7/2018).

Ada 10 orang tenaga ahli yang diplot sebagai Tim Percepatan yang dikomandani mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI (Purn) Marsetio. Sugianto pun menyebut, 10 orang tersebut memang ahli di bidangnya masing-masing, sehingga gubernur yakin menunjuk mereka akan berhasil di tujuh prioritas tersebut.

“Saya ingin 7 program itu diselesaikan tim percepatan, mereka adalah tenaga ahli yang kompeten di bidangnya masing-masing. Mereka yang akan membantu saya untuk mengkaji, menganalisa, memberikan pertimbangan dan masukan, terhadap berbagai persoalan pembangunan di Kalteng ini,” ungkapnya menaruh harapan.

Tujuh Program dan kegiatan prioritas tersebut adalah pertama, untuk optimalisasi dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). “Pergub tentang sumbangan sukarela pihak ketiga kan sudah direvisi dan sudah disetujui pusat, tapi kalau hanya jadi kemudian tidak dieksekusi, ya bagaimana bisa untuk peningkatan PAD,” tuturnya mengomentari poin satu tersebut.

--page

Kedua,  sambung Sugianto, adalah penyusunan dan implementasi rencana tata ruang wilayah provinsi (RTRWP).

Ketiga, penataan aset dan perusahaan daerah (Perusda).

Keempat, penyusunan e-goverment dan smart city.

Kelima, program pendidikan, penangulangan kemiskinan dan tenaga kerja, serta pemberdayaan perempuan.

Keenam, program hukum, organisasi dan hubungan antar lembaga.

Dan ketujuh, adalah program kedaulatan pangan dan kedaulatan energi.

--page

“Berbagai kajian, analisa, pertimbangan dan masukan dari tim ini nantinya akan menjadi salah satu bahan kebijakan gubernur dalam memonitor, mengawasi dan mengevaluasi pembangunan yang telah atau akan dilaksanakan,” tutup Gubernur. (ROZIQIN/B-5)