BORNEONEWS, Sampit - Polres Kotim mempunyai cara tersendiri dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-72.
Dalam puncaknya nanti Polres Kotim di bawah pimpinan AKBP Mohammad Rommel akan membentangkan kain merah putih sepanjang 490 meter di atas Sungai Mentaya.
"Persiapan sudah hampir selesai. Jika tidak ada halangan Sabtu (14/8/2018) kita akan bentangkan," kata Rommel selepas upacara HUT Bhayangkara yang dilaksanakan di Taman Ikon Ikan Jelawat Sampit, Rabu (11/7/2018).
Rommel melanjutkan belum diketahui secara pasti apakah pembentangan merah putih sepanjang ratusan meter di atas sungai tersebut masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) atau tidak.
Namun pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak MURI. Polisi melati dua itu menjelaskan kegiatan itu dilakukan sebagai simbol pemersatu masyarakat Indonesia.
--page
Dia mengaharapkan tidak ada perpecahan di negara yang memiliki julukan seribu pulau ini. "Ini merupakan simbol satu kesatuan kita. Jangan ada lagi perpecahan. Beda suku, beda ras, beda agama ataupun beda lainnya, kita tetap satu, Indonesia," tegasnya.
Rommel juga mengajak agar masyarakat tidak mudah terprovokasi. Terlebih di Kabupaten yang memiliki semboyan habaring hurung (gotong royong) ini Kamtibmasnya sangat kondusif.
Keakraban dan kebersamaan antar seluruh lapisan masyarakat termasuk kepada aparat haruslah selalu terjaga. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-6)








