BORNEONEWS, Sampit - Tahun ini Kabupaten Kotawaringin Timur akan kembali menggelar pemilihan kepala desa serentak di 48 desa.
Dalam menghadapi pesta demokrasi itu panitia akan terus dibekali dan salah satunya dengan melibatkan mereka dalam bimbingan teknis yang akan dilaksanakan di Malang, Jawa Timur.
"Ada sekitar 40 orang nanti yang akan mengikuti bimtek. Kita harapkan debfan bimtek ini mampu menambah pengetahuan mereka," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kotim, Redy Setiawan, Jumat (13/7/2018).
Pemberian bekal itu akan dilaksanakan dari 15-19 Juli 2018. Dengan adanya bimbingan itu mereka yang dilibatkan itu bisa mensosialisasikan apa saja yang jadi tugas kepanitiaan.
Sehingga dalam pelaksanaannya nanti bisa baik dan benar. Demi berjalan suksesnya pelaksanaan pilkades serentak yang digelar kedua kalinya di Kabupaten Kotim ini.
--page
"Kita ingin Pilkades serentak 2018 terhindar dari masalah-masalah gugatan," tegasnya.
Apa yang sudah dilakukan panitia pada 2017 pada pilkades serentak pertama jadi awal pengalaman. Apa saja masalah yang dihadapi tentu harus diperbaiki agar tahun ini berjalan dengan sukses.
Pada 2017 Pilkades serentak sempat berujung ke PTUN setelah lima desa melakukan gugatan. Namun perjalannya hakim PTUN menilai apa yang dilakukan panitia sudah sesuai prosedur. (NACO/B-6)








