SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pembangunan Kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) Sampit menggunakan anggaran pusat senilai Rp2,3 Miliar.

Pembangunan itu merupakan bentuk perhatian pimpinan pusat terhadap kebutuhan daerah yang saat ini beban kerja nya semakin meningkat.

"Ada dana dari pusat dan dibantu oleh Pemkab. Anggaran untuk pembangunan Bapas yang berlokasi dikawasan Lapas Kelas IIB Sampit ini sekitar Rp2,3 M," ucap Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Khaeron, Jumat (13/7/2018).

Diharapkan dengan dana yang tersedia bisa membangun Kantor Bapas sampit dengan baik dan sesuai dengan petunjuk, sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya bagi masyarakat dan keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP).

"Rencananya akhir Juli 2018 ini sudah selesai. Tapi itu belum finishing. Semoga di HUT RI (17/8/2018) Bapas dapat beroperasi dan diresmikan," terangnya.

--page

Bapas merupakan instansi vertikal kita bisa turut andil dalam membina warga kotim yang sedang terlibat masalah pidana untuk dibina menjadi manusia yang lebih baik kedepannya.

Dibangunnya Bapas Sampit bertujuan untuk mempermudah segala urusan WBP. Meski pembangunan Bapas sudah hampir selesai, Khaeron melanjutkan masih belum mempersiapkan struktur organisasi unit pelaksana teknis (UPT) instansi vertikal itu.

"Kendalanya sekarang adalah belum adanya struktur organisasi. Semoga kestrukturannya dapat segera dibuat," bebernya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-6)