TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Warga Kota Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah mengeluhkan kualitas air yang dipasok Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tamiang Layang.

"Kualitas air PDAM buruk karena warnanya kecoklatan sehingga tidak bisa digunakan untuk memasak maupun keperluan lainnya," ujar Ela, salah seorang pelanggan PDAM yang tinggal di Jalan Nansarunai, Jumat (13/7/2018).

Selama ini, PDAM Tirta Tamiang Layang yang dikelola Pemkab Bartim memasok air bersih bagi pelanggan wilayah Tamiang Layang dan sekitarnya.

Menurut dia, buruknya kualitas air yang dipasok PDAM itu berlangsung sejak dua pekan terakhir. Biasanya, kata dia, air yang mengucur dari keran jernih sehingga bisa langsung digunakan untuk memasak air maupun keperluan lainnya.

Tetapi saat ini, air keran berwarna kecoklatan seperti air teh. "Istri saya sempat kaget begitu membuka keran ternyata airnya keruh dan berwarna kecoklatan sehingga tidak bisa dimasak atau digunakan untuk mencuci perabotan makan sebelum diendapkan," ungkap pekerja swasta itu.

--page

Keluhan yang sama juga disampaikan Nurdi, warga Desa Matabu, Kecamatan Dusun Timur. Ia terpaksa mengendapkan air PDAM semalaman agar bisa digunakan untuk keperluan rumah tangga khususnya untuk dimasak.

"Airnya keruh dan berwarna kecoklatan sehingga tidak bisa langsung digunakan, terpaksa harus diendapkan dahulu semalaman agar airnya jernih," ujarnya seraya meminta perhatian manajemen PDAM Tirta Tamiang Layang

Dirinya berharap, permasalahan air dari PDAM Tirta Tamiang Layang segera teratasi sehingga masyarakat tidak merasa dirugikan, serta dapat menikmati air yang bersih. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-2)