SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur menegaskan, sudah seharusnya Pemkab Kotim melakukan terobosan baru untuk meningkatkan kualitas pertanian. 

"Salah satunya, melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM) petugas penyuluhan lapangan (PPL)," Rudianur, Jumat (13/7/2018)

Menurut dia para penyuluh memilki peran penting untuk meningkatkan ketahanan pangan. Sebab melalui petugas penyuluhan, petani dapat memperoleh pengetahuan dan teknologi untuk meningkatakan hasil pertaniannya.

Dari hasil koordinasi DPRD dengan kelompok tani, menurut Rudianur para petani membutuhkan petugas yang tidak hanya menyampaikan teori tentang teknologi teknis pertanian saja.

"Tetapi lebih mempunyai peranan sebagai pendamping hingga memahami kendala peningkatan kualitas pertanian," tukas dia.

--page

Dia juga meminta petugas PPL lebih optimal dalam melakukan pendampingan.  Bahkan suatu keharusan petugas PPL harus bisa mengeluarkan ilmu pertanian yang dimilikinya tentang berbudaya tanam. Ini agar para petani mengetahui teknik bercocok tanam untuk menghasilkan produk yang maksimal.

Fungsi PPL menurut dia memfasilitasi proses pembelajaran sebagai pelaku utama dan pelaku usaha untuk mengupayakan kemudahan terhadap sumber informasi teknologi dan sumber daya lainnya, agar para petani dapat mengembangkan usaha miliknya.(NACO/m)