PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kedatangan 11 mahasiswa pasca sarjana Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) ke PT Sawit Sumbermas Sarana Sarana Tbk (SSMS) di Pangkalan Bun karena tertarik ketokohan H Abdul Rasyid AS sebagai pengusaha dan tokoh masyarakat. 

Para mahasiswa yang didampingi oleh pendiri sekaligus Ketua Dewan SBM ITB Prof Dr Kuntoro Mangkusubroto itu berada di Pangkalan pada 12-14 Juli 2014.

Menurut Kuntoro, H Abdul Rasyid AS saat ini berhasil membangun sejumlah perusahaan. Ini tentu memerlukan perjuangan gigih. Meski hanya berbekal pendidikan formal pas-pasan, namun H. Abdul Rasyid AS mampu mengukirkan sejarah sebagai orang terkaya di Indonesia urutan nomor 41 versi Majalah Forbes. 

“Oleh karena itu mahasiswa pasca sarana ITB Program Studi Wiraswasta menilai sangat tepat belajar ke perusahaan milik H Abdul Rasyid AS. Bukan kekayaannya yang kami kagumi, tetapi mimpi dan perjuangannya yang gigih yang kami ingin pelajari,” tegas Kuntoro yang pernah menjadi Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Indonesia (2009–2014), di Pangkalan Bun, Jumat (13/7/2018) malam.

Menurut dia, dalam kunjungan di PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) ini para mahasiswa pasca sarjana ITB ingin mempelajari faktor apa saja yang bisa mengantarkan seorang pengusaha muda H Abdul Rasyid AS menjadi pengusaha sukses seperti sekarang ini. (MASROHAN/m)