SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Tiang listrik yang berada di perempatan Jalan Murai - Tidar 4, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur sangat membahayakan karena patah.

Bahkan itu terjadi sudah lama dan sudah dilaporkan ke pihak PLN. Namun sampai kini belum juga diperbaiki. Warga mengeluhkan tiang listrik patah itu karena khawatir roboh dan menimpa warga yang melintas maupun rumah warga di sekitar lokasi.

Mengingat tiang listrik itu merupakan tiang arus tegangan tinggi. Terlebih lokasi tiang yang patah itu persis di jalur keramaian warga.

"Ada dua tiang itu, satunya sudah patah dan satunya sudah hampir patah, tinggal menunggu waktunya saja," kata Wahono warga setempat, Sabtu (14/7/2018).

Menurut ketua RT setempat, tiang yang patah itu sudah hampir setahun ini. Saat ini bertahan karena tertahan di pohon. Sedangkan yang nyaris patah terjadi sudah sekitar setengah tahun lalu.

--page

Warga ingin tiang itu segera diperbaiki jangan sampai roboh dan membahayakan warga. "Jangan sampai memakan korban jiwa," pungkasnya. (NACO/B-2)