BORNEONEWS, Sampit - Tiang listrik yang patah dan nyaris ambruk di perempatan Jalan Murai-Tidar 4, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur sudah dilaporkan ke pihak PLN.
"Dulu pernah saat orang PLN lewat sempat di foto juga, katanya mau diganti sampai sekarang sudah ada enam bulan belum juga diganti," kata Wahono ketua RT setempat, Sabtu (14/7/2018).
Bahkan Jumat (13/7/2018), petugas juga melakukan pengecekan karena ada sebagian listrik di rumah warga mati karena ada kabel yang putus. "Ada kabel yang terputus karena tertarik akibat kemiringan tiang listrik itu," kata tegas Wahono.
Wahono dan warga sekitar menyayangkan lambannya perbaikan tiang tersebut. Mengingat kondisinya sangat mengkhawatirkan.
Mereka ingin PLN cepat memperbaikinya mengganti tiang yang sudah rusak itu dengan tiang baru agar warga sekitar serta warga yang kerap melintas di jalur itu tidak lagi waswas.
--page
Selain itu, jangan sampai mengganggu aliran listrik warga. Mereka khawatir ada kabel yang putus akibat patahnya tiang itu. Apalagi, banyak kabel yang ke arah aliran rumah warga tertarik. (NACO/B-2)








