SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ternyata korban terkaman buaya Tasman (45) warga Warga Desa Penyaguan, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak hanya mengalami luka sobek, namun juga mengalami patah kaki.

"Korban tidak hanya mengalami luka sobek di kaki kanannya, namun diduga alami patah kaki," ujar Camat Pulau Hanaut Eddy Mashami, Sabtu (14/7/2018).
 
Akibat hal tersebut, saat ini korban hendak dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Murjani Sampit untuk menjalani perawatan intensif.

Hal itu dilakukan agar luka akibat terkaman buaya tersebut tidak infeksi ataupun mengalami hal lainnya. "Dari pihak puskesmas, korban harus dirujuk ke RSUD Dr Murjani Sampit, sehingga saat ini masih dalam perjalanan," kata Eddy.

Korban diterkam buaya pada Sabtu (14/7/2018) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu korban sedang cuci muka dan menggosok gigi. Pada saat bersamaan, seekor buaya langsung menerkam kaki kanannya hingga mengalami luka.

--page

Beruntung, saat itu gigitan buaya langsung lepas dan korban berhasil naik ke daratan. Korban lalu berterik meminta tolong hingga sang istri bersama anaknya menghampiri.

Setelah itu, barulah korban diselamatkan dengan dibawa warga sekitar ke puskesmas terdekat. Saat ini korban dalam perjalanan menuju RSUD Dr Murjani Sampit. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)