KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Sebagian besar warga di Kabupaten Katingan ternyata masih buang air besar (BAB) di sungai. Hal itu berdasarkan data yang dirangkum Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan.

Kepala Dinas Kesehatan Katingan, Robertus Pamurianto mengatakan, dari 154 desa di 13 kecamatan, baru 45 desa yang ada dinyatakan sudah tidak buang air besar di sungai. 

"Artinya masih ada 109 desa lagi yang sebagian warganya masih BAB di sungai," kata Robertus Pamurianto, Sabtu (14/7/2018).

Robertus mengatakan, sebagian besar warga yang masih terbiasa buang air besar di sungai, adalah yang bermukim di bantaran atau tidak jauh dari sungai.

Di Katingan, memang banyak desa yang berada dekat sungai, seperti sepanjang Sungai Katingan yang berjarak sekiar 600 km, mulai dari Pagatan Kecamatan Katingan Kuala, hingga ke Kecamatan Bukit Raya berbatasan dengan wilayah Kalimantan Barat.

"Makanya melalui gerakan masyarakat sehat (Germas) kita ingin kebiasaan buang air besar di sungai itu ditinggalkan," katanya.

Memang, sebut Robertus tidak mudah membiasakan warga yang sudah terbiasa BAB di sungai beralih di WC daratan.

"Kebiasaan buang air besar di sungai itu selain menyebabkan pencemaran, juga bisa menjadi faktor munculnya berbagai macam penyakit," pungkas dia. (ABDUL GOFUR/B-11)