BORNEONEWS, Palangka Raya - Kalteng Putra berhasil mendapatkan satu poin di kandang lawan, Blitar United. Ini setelah laga pada kompetisi Liga 2 Indonesia yang berlangsung di Stadion Gelora Soepriyadi, Sabtu (14/7/2018) malam berakhir dengan skor 1-1.
Satu gol dari tim Kalteng Putra terjadi lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Yakni dilakukan oleh Michael Bonjozi Rumere di menit ke 41. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Sedangkan satu gol untuk tuan rumah melalui tendangan penalti. Hadiah penalti itu diberikan untuk kedua kalinya setelah penalti pertama tidak berbuah gol. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.
Pelatih Kepala Kalteng Putra, Kas Hartadi menilai, jalannya pertandingan di babak pertama enak ditonton. Namun memasuki babak kedua, permainan berubah kasar.
"Babak pertama bagus, enak ditonton. Babak kedua udah mulai nggak enak ditonton lagi. Semua tim main kasar. Sebetulnya itu tidak perlu," kata Kasat Hartadi.
--page
Menurut Kas Hartadi, anak didiknya mulai tersulut emosi ketika wasit yang memimpin jalannya laga memberikan hadiah penalti untuk tuan rumah hingga dua kali.
"Semua pemain Kalteng Putra emosi, dengan dua kali penalti. Satu kali gagal, dapat lagi (gol). Mungkin kalau dua kali gagal, bisa penalti ketiga kalinya. Itu yang bikin Kalteng Putra emosi semua. Untung kita masih bisa dapat poin," beber Kas Hartadi.
"Saya berterimakasih sekali sama pemain saya yang malam ini bekerja keras sekali, untuk bisa mempertahankan hasil drow ini," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-5)








