BORNEONEWS, Palangka Raya - Laga antara Kalteng Putra melawan Blitar United di Stadion Gelora Soepriyadi, Kota Blitar, Sabtu (14/7/2018) malam berakhir dengan skor 1-1. Laga tersebut berlangsung keras bahkan diwarnai permainan kasar.
Khususnya di babak kedua. Luapan emosi juga tidak terbendung pascawasit memberikan dua kali hadiah penalti untuk tim tuan rumah.
Menanggapi hasil permainan itu, Manajer Kalteng Putra, Rahmad Nasution Hamka berharap, kedepan, skuad Kalteng Putra bisa lebih sabar dan tetap menjaga performa permainan.
"Ke depan, kalau bisa lebih sabar, tetap dalam performa dan jangan terpancing emosi. Karena apa, babak kedua sedikit rusak permainan kita (merujuk permainan melawan Blitar)," pesan Rahmad.
"Babak pertama bagus dan kita menguasai permainan. Performa sudah saya anggap maksimal. Kemudian babak kedua kita terpancing sedikit emosi," tuturnya.
--page
Sementara itu, Pelatih Kepala Kalteng Putra, Kas Hartadi menilai, jalannya pertandingan di babak pertama enak ditonton. Namun memasuki babak kedua, permainan tidak enak dilihat karena bermain kasar.
"Babak pertama bagus, enak ditonton. Babak kedua udah mulai nggak enak ditonton lagi. Semua tim main kasar. Sebetulnya itu tidak perlu," kata Kasat Hartadi.
"Semua pemain Kalteng Putra emosi, dengan dua kali penalti. Satu kali gagal, dapat lagi (gol). Mungkin kalau dua kali gagal, bisa penalti ketiga kalinya. Itu yang bikin Kalteng Putra emosi semua. Untung kita masih bisa dapat poin," beber Kas Hartadi.
"Saya berterimakasih sekali sama pemain saya yang malam ini bekerja keras sekali, untuk bisa mempertahankan hasil drow ini," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-5)








