PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ada yang dijual dalam bungkusan plastik kecil dan dihargai Rp9.000 ada pula yang dijual dalam hitungan kilo, mulai Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram.

Ini adalah gambaran harga untuk kulat bantilung di pasaran, terutama di Kota Palangka Raya. Di wilayah lain, Kabupaten Pulang Pisau misalnya, kulat bantilung dijual dalam ukur takaran. Satu takar dijual Rp5.000 hingga Rp15.000, tergantung benda yang digunakan untuk takarannya.

"Bisa aja satu kilonya Rp25.000, kalau beli setengah kilo Rp15.000," kata Runa, salah seorang penjual kulat bantilung di Pasar PU, Palangka Raya, Minggu (15/7/2018).

Menurut Runa, dirinya mendapatkan kulat bantilung memang di kawasan Palangka Raya namun hampir ke perbatasan dengan wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

"Di hutan adanya, jadi nyari di hutan sana, di perbatasan dengan Pulang Pisau yang banyak," jelasnya.

--page

Karena terbatasnya ketersediaan, tidak heran jika saat ini masyarakat berebut untuk membeli kulat bantilung dari masyarakat lainnya yang bisa mencarinya di hutan. Jamur ini memang tumbuh liar di hutan, karenanya sangat alami karena tidak dibudidayakan. (TESTI PRISCILLA/B-5)