BORNEONEWS, Palangka Raya - Ikan lais merupakan salah satu ikan yang digandrungi masyarakat Dayak. Bahkan, hampir di setiap rumah makan khas masakan Dayak selalu ada menu ikan lais. Mulai dari digoreng, dipanggang hingga menjadi pelengkap sayur berkuah.
"Kalau lais yang ini biasanya untuk digoreng kering saja soalnya ukurannya bisa dibilang tanggung karena ada yang lebih kecil dari ini," kata Indu Gemor, salah seorang pedagang ikan di Pasar PU Palangka Raya, Minggu (15/7/2018).
Sembari membersihkan ikan lais dengan cara membuang bagian perut ikan, Indo Gemor mengatakan bahwa ikan lais memang bisa dimasak menggunakan metode apa saja namun harus disesuaikan dengan ukuran ikan laisnya.
"Kalau mau dipanggang pilih yang ukuran besar, kalau mau digoreng saja bisa pilih yang sedang. Tapi ada juga yang suka digoreng kering sekali sampai ke tulang-tulangnya bisa dimakan, nah yang itu ikan lais yang ukurannya kecil sekali. Bukan pundang ya, ikan lais segar tapi ukurannya kecil jadi bisa digoreng kering sekali sampai menyerupai kerupuk kriuknya," jelas Indu Gemor.
Menurut Indo Gemor ikan lais yang akan dipanggang harus ukuran besar lantaran ikan lais ini cenderung tidak berdaging pada bagian ekor sehingga jika yang kecil dipanggang, tidak akan ada daging pada bagian ekor ini. Sementara jika lais ukuran besar, masih ada daging pada bagian ekor yang bisa dinikmati bahkan cenderung agak kering dan nikmat pada bagian ini.
"Jadi kalau mau memasak ikan lais harus pintar-pintar memilih ukurannya sesuai peruntukan masakannya," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)








