BORNEONEWS, Muara Teweh - Bupati Barito Utara, Nadalsyah banyak mendapat laporan dari masyarakat terkait displin Aparatur Sipil Negara (ASN) tenaga medis maupun tenaga guru yang jarang melaksanakan tugasnya.
“Beberapa bulan lalu hampir seluruh desa yang kami kunjungi banyak hal yang kami temukan di lapangan yaitu terkait tenaga medis yang sangat kekurangan dan guru yang tidak hadir dalam melaksanakan tugasnya,” kata Nadalsyah, Minggu, (15/7/2018).
Bahkan dari laporan masyarakat yang aktif melaksanakan tugasnya mengajar hanya tenaga honorer, sedangkan tenaga guru yang ASN/PNS jarang hadir, hanya Senin dan Rabu yang hadir dan jarang ada ditempat.
“Kasihan anak didik yang betul betul ingin belajar tidak ada tenaga pengajar. Laporan yang disampaikan masyarakat ini tidak hanya disatu desa dan hampir 80 persen masyarakat di desa melaporkan hal seperti itu,” katanya.
Nadalsyah menyadari bahwa tenaga medis di desa masih kekurangan. “Insya Allah ke depannya kita akan merekrut tenaga honorer yang betul-betul sudah sesuai dengan disiplin ilmunya dan sudah memiliki surat tanda registrasi (STR) bagi tenaga kesehatan. Jadi ke depannya guru maupun tenaga medis di desa yang masih kurang tidak lagi menjadi beban bagi masyarakat,” jelasnya. (RAMADHANI/B-6)








