SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Persaingan pesta demokrasi pada pemilihan legislatif (Pileg) di Kabupaten Kotawaringin Timur 2019 bakal seru, karena seluruh partai politik menargetkan bisa meraih kursi maksimal.

Seperti Partai Demokrat sudah menargetkan akan menambah kursi di DPRD Kotim dari enam kursi saat ini. Meski ditinggal dua legislator pentolannya, namun tidak akan berpengaruh.

Sebab mereka memasang sejumlah mantan berokrat dan mantan kepala desa. Saat ini peraih suara terbanyak pada Pileg 2014 H Dani Rakhman di daerah pemilihan V memilih tidak lagi bersaing di kabupaten.

Dia memilih mencalonkan diri ke provinsi. Sedangkan William Novetra peraih suara terbanyak di Dapil II (sekarang Dapil I) dan Hamsin pemenang di Dapil I (sekarang Dapil III) memilih tidak mencalonkan diri.

Namun Ketua DPD Demokrat Kotim, Parimus mengaku tidak akan mempengaruhi partainya.

--page

"Bahkan kita optimistis perolehan kursi kita akan bertambah, karena selain diisi mantan kepala dinas, camat ada juga mantan Kades," kata Parimus, Senin (16/7/2018).

Mantan Kepala DPKAD Kotim, Kusdinata bergabung di Demokrat. Dia dipasang di Dapil III.

Selain itu mantan Camat Parenggean Samsudin Mulano dipasang di Dapil II, sedangkan Suwardi yang terakhir bertugas sebagai Camat Mentaya Hulu dipasang bersaing di Dapil V.

"Selain itu ada juga mantan kades dan calon kades yang ikut bersaing pada Pilkades 2017 yang suara di desanya juga mendapatkan cukup banyak," tegasnya. (NACO/B-6)