BORNEONEWS, Muara Teweh– Seiring dengan perkembangan di berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan, perguruan tinggi dituntut untuk melakukan berbagai terobosan, inovasi, dan pengembangan paradigma, termasuk dalam kegiatan pengabdian masyarakat, dalam hal ini program kuliah kerja nyata (KKN).
Menurut Sekda Barito Utara Jainal Abidin, KKN merupakan bagian integral dari sistem pendidikan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan Peraturan Pemerintah No 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. Selain itu, merupakan cerminan pelaksanaan garis-garis besar haluan negara (GBHN).
“Khususnya yang menyangkut perguruan tinggi, diusahakan agar mampu menyelenggarakan pendidikan, melakukan penelitian, dan pengkajian dibidang ilmu, pengetahuan, teknologi, dan memberikan pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat bagi kemanusiaan serta sesuai dengan kebutuhan pembangunan,” ungkapnya saat menyambut sekaligus melepas mahasiswa KKN IAIN Palangka Raya di halaman kantor bupati, Senin (16/7/2018).
Sekda Jainal Abidin juga mengatakan, peranan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri atau biasa disingkat PTKIN, dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi tidak saja berasal dari kontribusi lulusannya yang bermutu dalam pengembangan ilmu keislaman dan lain, tetapi juga dari hasil pelaksanaan kegiatan yang relevan dengan program pengabdian kepada masyarakat.
“Tridharma tersebut harus dilihat secara utuh dalam bentuk konsep yang terpadu, dan tidak boleh dikotak-kotakan secara terpisah. Dan dalam pelaksanaannya diharapkan selalu ada keterkaitan atau bahkan secara berkesinambungan. Hal ini dilakukan sebagai usaha untuk mencegah terjadinya isolasi perguruan tinggi dari masyarakat dan lingkungannya,” tutur dia. (RAMADANI/B-3)








