BORNEONEWS, Palangka Raya - Jumlah tenaga penyuluh bidang pertanian di Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai tidak memadai. Sebab, dengan jumlah saat ini tidak mampu mengkover kebutuhan seluruh wilayah di Kalteng.
“Untuk ketahanan pangan, kita harapkan pengawalan di tingkat penyuluh. Tetapi jumlah penyuluh sekarang ini cuma 630 orang,” kata Sekretaris Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhajirin Akbar, Senin (16/7/2018).
Menurut dia, idealnya tiap satu desa satu penyuluh. Atau paling tidak, satu penyuluh dihadirkan mengkover setiap desa khusus yang ada potensi pertaniannya.
Sedangkan di Kalteng diketahui secara administratif ada 1.569 desa/kelurahan yang tersebar di 136 kecamatan. Sehingga, jumlah 630 masih di bawah separuh jika melihatnya dari total desa.
“Dengan kondisi ini, paling tidak akhirnya tiap tiga desa dilayani satu penyuluh. Dan kita lihat, desa yang ada potensi pertanian,’ terang dia.(ROZIQIN/B-11)








