PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tempat pembuangan akhir (TPA) di kilometer 14 Palangka Raya diperkirakan hanya mampu bertahan hingga 10 tahun ke depan.

"Volume sampah di kota Palangka Raya per harinya mencapai sekitar 430,7 m3, atau jika dihitung per ton mencapai 64,61 ton per hari," Kepala Bidang Kebersihan, Dinas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Palangka Raya, M Alfath, Selasa (17/7/2018).

Volume sampah sebesar itu, menurut Alfath, diperkirakan akan memengaruhi kekuatan daya tampung TPA yang luasannya hanya 10 hektare. "Nah, dengan tonasi sampah saban harinya, maka tidak kurang 10 tahun ke depan kapasitas TPA kita itu tidak akan mampu menampung banyaknya sampah," jelasnya.

Itupun, lanjut Alfath, TPA dengan luas 10 hektare tersebut peruntukannya belum tentu maksimal karena ada faktor dan hal lain.

"Area TPA saat ini setidaknya telah dimanfaatkan sekitar 5 hektare, sementara sisanya belum tentu maksimal digunakan, mengingat area dekat TPA adanya tower SUTT listrik, ini bisa jadi kendala," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)