PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerinta Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menerjunkan sembilan orang menjadi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

Dari sembilan TPHD Provinsi, di antaranya berasal dari kalangan wartawan, yakni Haris Sadikin, dari harian Palangka Post (grup Borneonews.co.id).

Ada juga nama lainnya, Wahyudi F Dirun, yang merupakan Direktur Kalteng Pos, yang juga Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalteng.

Selain dua nama ini, tujuh orang lainnya berasal dari beragam latar belakang. Antara lain, Hj Agus Susilasani dan HM Anderiansyah, keduanya merupakan anggota DPRD Provinsi Kalteng. Agus Susilasani dari Nasdem dan Anderiansyah dari PKB.

Lima orang sisanya adalah Abdul Helim, kesehariannya sebagai dosen IAIN Palangka Raya. Sanawiyah, dosen Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP). Kemudian ada nama Hj. Ratna Rokasih, Muliyani, dan HM. Anshari Sapri.

--page

Sebenarnya, se-Kalteng ada 13 TPHD yang diterjunkan. Terbagi 9 orang dari TPHD Provinsi dan 4 orang TPHD Kabupaten. Empat orang TPHD kabupaten tersebut adalah Muhajirin, H. Ahmad Mahjumi, HM. Arsyad, dan Ushansyah.

“Yang namanya petugas haji, saya minta agar siap memandu, juga mendampingi jamaah haji dari kelompok terbang (kloter) termasuk membantu keperluan pemberangkatan dan selama disana,” kata Asisten Administrasi Umum Setda Kalteng, I Kethut Widhie Wirawan, Selasa (17/7/2018).

Selain TPHD, juga ada tim lain yaitu Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI),  Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPHI) dan petugas kesehatan terdiri dokter dan perawat. Mereka bertugas mengawal keberangkatan calon jamaah haji Kalteng.

Kethut menjelaskan, jumlah jamaah haji Kalteng 2018 mencapai 1.594 orang. Ditambah jumlah TPHD 13 orang dan petugas 25 orang sehingga total berangkat 1.632 orang. Ribuan jamaah ini terbagi enam Kloter, mulai Kloter 8 hingga kloter 14. (ROZIQIN/B-11)