BORNEONEWS, Muara Teweh– Satu dari dua orang perempuan pekerja seks komersial (PSK) di Lokalisasi Merong atau Lembah Durian, yang meninggal dunia di RSUD Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, dengan mulut berbusa, telah dimakamkan di Pemakaman Umum, Km 7, Muara Teweh-Puruk Cahu, Rabu (18/7/2018).
PSK yang dimakamkan berinisil T, 33. Sedangkan jenazah PSK berinisial, A, 31, yang merupakan rekan T, rencananya diterbangkan ke Jawa Timur, untuk dikembalikan ke pihak keluarga.
Ketua RT 31, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Ji’in, mengatakan bahwa saat ini jenazah A masih dalam proses untuk diterbangkan ke Surabaya.
Ji'in mengakui bahwa T dan A bekerja dan tinggal di Wisma New Star, komplek Lokalisasi Merong. Namun, dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebab kematian kedua korban.
“Saya tidak tahu pasti penyabab kematian kedua korban. Namun keduanya sempat dilarikan ke RSUD Muara Teweh,” kata dia.
--page
Berdasarkan keterangan dari rekan korban, ucap Ji'in, pada siang sebelum kejadian salah seorang korban minum air kelapa kemasan dan dilanjutkan mengonsumsi obat sakit kepala.
“Korban T memang sering mengeluh pusing dan sering mengalami tekanan darah yang tinggi,” ujarnya. (RAMADANI/B-3)








