PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sistem tes menggunakan Computer Assisted Test (CAT) sangat menguntungkan dan kredibilitasnya dapat dipertanggungjawabkan.  Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana membeberkan beberapa keunggulan CAT BKN tersebut.

Pertama, CAT bisa digunakan sebagai alat melawan curang. Selain pelaksanaan yang terbuka, transparan, dan bisa terus termonitor, CAT BKN selalu menggunakan alat pelacak sinyal. Itu menghindari jika ada peserta yang mau curang menggunakan alat telekomunikasi. 

“Tiap ruangan dipantau sehingga bisa terlihat pergerakan peserta tes. Juga transparan, orang lain atau orangtua yang melihat hasil tes anak pun bisa melihat skor hasil tes meski sedang berlangsung,” jelasnya, Rabu (18/7/2018).

CAT BKN tidak hanya dipakai untuk tes seleksi CPNS, tetapi juga bisa untuk tes kenaikan pangkat dan golongan dari pemerintah kabupaten/kota dan provinsi, juga seleksi jabatan, persamaan ijazah, ujian untuk BLUD,. Kemudian seleksi masuk mahasiswa ikatan dinas, antara lain IPDN dan lainnya. Pemetaan PNS dan pengembangan SDM lainnya juga bisa menggunakan sistem ini.

Tes sistem CAT juga menghindarkan subyektifitas dan ruang korupsi kolusi nepotisme (KKN). Dia menceritakan, ada pejabat tinggi yang berniat untuk minta tolong agar dibantu, tetapi adanya sistem ini pejabat dengan mudah bisa menolak karena sistem IT yang tidak memungkinkan itu.

--page

“Saya yang membuat algoritmanya, untuk jamin hasil benar-benar obyektif, dan sehingga saya tahu detail tentang ini. Kalau ada mau ubah indikatornya, maka harus mengumpulkan semua untuk bersepakat mengubah yang mana,” beber dia.

“Sistem yang bersih ini, mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas CPNS. Kalau ada yang iming-imingi bia meloloskan, maka itu penipuan. Kita buat sistem ini agar kualitas pegawai kita memang benar-benar kompeten, bukan karena titipan. Kita juga mudah membuat jawaban kepada pejabat manapun, kita pun enak nolaknya,” imbuh dia. (ROZIQIN/B-11)