KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Warning Light atau yang lebih dikenal dengan lampu peringatan tiga titik persimpangan jalan di Kuala Pembuang, yakni Ais nasution, Imam Bonjol dan A Yani yang sering mati dikeluhkan para pengguna jalan. 

Matinya lampu peringatan yang telah berulang kali diperbaiki, dikeluhkan pengguna jalan, terutama di Jalan A.Yani Sebab jalan tersebut merupakan jalan utama yang ramai dilalui kendaraan.

Warga asal Pematang Limau yang setiap harinya melalui jalan tersebut, Amat, mengatakan, keberadaan lampu peringatan penting, terutama pada malam hari. “Apalagi posisinya di persimpangan,” ujarnya, Kamis (19/7/2018).

Menurutnya, lampu peringatan yang menyala dapat memberikan rambu kepada pengemudi supaya lebih hati-hati.

Kabid Prasarana dan Keselamatan Dinas Perhubungan Seruyan, Ahmad, mengakui lampu peringatan yang sering mati. “Di tiga titik terutama,” kata dia, Kamis.

Menurut, Ahmad, pihaknya sudah beberapa kali memperbaiki kerusakan pada lampu peringatan tersebut. Meski begitu lampu tersebut seringkali mati kembali setelah perbaikan dilakukan.

Menurutnya, keterbatasan sumberdaya manusia dan anggaran masih menjadi kendala utamanya. Bahkan untuk pendataan rambu yang ada, diakuinya belum optimal. (FARIZAN/B-5)