MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Tanaman kakao merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Barito Utara selain jagung, karet dan kelapa sawit. Pertanian kakao di Kabupaten Barito Utara tersebar di sejumlah desa di beberapa kecamatan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, Setia Budi melalui Kabid Perkebunan Abdurrahman mengatakan, sentra tanaman kakao di Kabupaten Barito Utara berada di wilayah Desa Batu Raya, Kecamatan Gunung Timang. 

Namun, tanaman kakao juga mulai dilirik beberapa masyarakat di desa lainnya di antaranya wilayah Kecamatan Teweh Tengah, yakni Desa Sei Rahayu I dan Sei Rahayu II, Wonorejo dan kilometer 17 Jalan Muara Teweh-Puruk Cahu serta Desa Mampuak dan Benangin Kecamatan Teweh Timur dengan luas mencapai 500 hektare.

“Kabupaten Barito Utara merupakan satu-satunya sentra tanaman kakao di Kalimantan Tengah yang sudah berproduksi dan kini dilirik untuk dikembangkan di Kabupaten lainnya,” kata Abdurrahman, Kamis (19/7/2018) 

Menurutnya, saat ini pemasaran kakao di daerah Kabupaten Barito Utara masih menjadi kendala di tingkat petani, karena dikuasai tengkulak dari luar daerah.

--page

“Pembeli yang datang langsung ke desa setempat, berasal dari luar daerah seperti Ampah, Kabupaten Barito Timur, kemudian Banjarmasin dan beberapa daerah di Kalimantan Selatan lainnya,” ucapnya. (RAMADHANI/B-2)