BORNEONEWS, Palangka Raya- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah Katma F Dirun, mengatakan bahwa dari sekian banyak data yang masuk, ternyata pendaftar lelang jabatan eselon II tidak didominasi ASN dari lingkup pemerintah provinsi.
"Lelang jabatan pimpinan tinggi pratama ini menurut data yang kita peroleh tidak didominasi dari kalangan pemerintah provinsi. Karena banyak juga pendaftar yang berasal dari daerah," ungkap dia, Kamis (19/7/2018).
Sejak masa pendaftaran diperpanjang hingga hari ini, total ada 61 orang yang mendaftarkan diri mengikuti lelang jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut.
Namun, khusus posisi Direktur Pendidikan dan Kemitraan RSUD dr Doris Sylavnus, hanya ada satu pelamar. "Untuk yang bagian ini memang persyaratannya agak sulit karena harus dokter," sebutnya.
Pendaftaran mengikuti lelang jabatan pimpinan tinggi pratama akan berakhir pada 31 Juli 2018. Katma F Dirun berharap, hingga waktu yang ditentukan kuota pelamar untuk 12 jabatan eselon II bisa terpenuhi. (GAZALI/B-3)








