BORNEONEWS, Sampit - Kotawaringin Timur meminta bantuan pengerahan helikopter water bombing ke Pemprov Kalteng, untuk memadamkan api di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, yang luasnya diprediksi mencapai 100 hektare.
"Sudah kami sampaikan kepada pemerintah provinsi. Tampaknya, helikoper sudah berangkat untuk melakukan pemadaman di daerah selatan," kata Komandan Satgas Karhutla Kotim yang juga Dandim 1015 Sampit, Letkol Inf Sumarlin Marzuki, Jumat (20/7/2018).
Dia menerangkan, pemadaman lewat jalur udara tersebut dilakukan karena letak titik api yang membakar lahan sulit dijangkau via darat.
"Di provinsi ada dua helikopter. Kami sudah meminta untuk memadamkan di Kotim pada pukul 08.30 WIB tadi pagi," terang Sumarlin.
Kebakaran lahan belakangan terakhir memang kerap muncul Kotim. Bahkan sejumlah titik masih dalam tahap pemadaman. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








