BORNEONEWS, Sampit - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur (Kotim) M Yusup mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan data pasti luasan lahan yang terbakar di wilayah Selatan. Dugaan sementara, total lahan mencapai 80 - 100 hektare.
"Masih kami himpun data yang di wilayah Selatan. Kalau data sejauh ini, yang terbakar sejak Januari - Juli sekitar 30 hektare lahan," kata Yusup.
Dia mengatakan, kebakaran lahan kembali terjadi dalam beberapa hari terakhir. Bahkan mencapai 10 kejadian hingga saat ini.
"Rata-rata kebakaran terjadi di wilayah Sampit, terutama pinggiran kota. Dan beberapa lahan sudah berhasil kami padamkan," kata Yusup.
Mulai meningkatnya karhutla tersebut karena saat ini sudah memasuki musim kemarau. Posko siaga karhutla sudah didirikan, baik itu di daerah perkotaan maupun kecamatan yang ada di daerah ini.
--page
"Patroli dari posko terus dilakukan setiap harinya. Terutama di titik-titik rawan kebakaran," pungkas Yusup. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








