BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Parimus mendorong agar wilayah Cempaga dan sekitarnya dikembangkan sektor perkebunan.
Baik itu perkebunan karet maupun rotan agar sektor semacam itu bisa menjadi sektor unggulan yang terus berkembang dan membawa kesejahteraan masyarakat. Apalagi itu dari dulu selalu jadi andalan masyarakat di sana.
Parimus juga mengkritisi terkait harga komoditas itu yang anjlok selama ini. Sehingga perlu terobosan dari pemerintah untuk mengatasinya, tetapi selama ini masih belum kunjung di lakukan Pemkab juga.
"Ini yang harus dipikirkan agar jangan berlarut-larut, kasihan para petani karet maupun trotan. Mereka selalu menjerit selama ini, dengan kondisi itu," tukasnya.
Lanjut Parimus harga hasil perkebunan warga yang anjlok sudah lama terjadi. Realisasi nyata untuk mengatasinya hampir tidak ada sama sekali.
--page
Padahal melalui lembaga DPRD mereka sudah sering kali mengingatkannya agar apa yang menjadi kendala petani selama ini bisa diatasi.
Bahkan ada petani rotan maupun karet yang putus asa beralih ke sektor perkebunan sawit. Padahal itu sangat tidak diharapkan sekali. Namun di sisi lain tidak bisa untuk melarang mereka karena kondisi itu. (NACO/B-6)








