SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sudah sepekan ini harga tandan buah segar kelapa sawit anjlok. Dari harga Rp1.300 per kilo gram turun hingga Rp900 per kilo gram.

Kondisi ini membuat kelimpungan petani sawit di Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Terakhir beberapa hari yang lalu saya jual sawit cuma Rp900 saja. Kata pengepul harganya turun memang dari perusahaan tempat mereka menjual," kata Anto, petani sawit di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang, Sabtu (21/7/2018).

Turunnya harga sawit juga dirasakan oleh petani lainnya yakni Murjani S. Sepekan lalu dia menjual sawit mulai dari harga Rp900 hingga akhirnya turun menjadi Rp800 saja per kilo gram.

Mereka mengeluhkan hal tersebut, karena turunnya harga sawit jauh dari harga sebelumnya yang mencapai harga Rp1.300 per kilo.

--page

Turunnya harga sawit ini tidak sebanding dengan biaya perawatan seperti harga pupuk maupun perawatan lainnya masih tinggi.

Petani sawit berharap kondisi ini tidak lama terjadi agar jangan semakin menyengsarakan masyarakat kelas bawah apalagi petani sawit yang penghasilannya tidak seberapa.

"Kami berharap harga sawit ini segera kembali normal. Padahal dulu pernah mencapai Rp1.800 per kilo, namum tidak berlangsung lama," ucapnya.

Belakangan harga sawit bertahan Rp1.300 per kilogramnya. Namun harga itu tidak sampai membuat petani sampai menjerit seperti ini. (NACO/B-6)