BORNEONEWS, Palangka Raya - Rumah adat Dayak atau yang sering dikenal dengan Rumah Betang punya keunikan serta bangunan tradisional sehingga secara tidak langsung sudah menjadi ikon provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Untuk itu, DPRD Kalteng memberikan saran kepada pihak terkait agar kearifan lokal Rumah Betang bisa terlihat lebih hidup.
"Rumah Betang ini sangat unik, namun sayangnya bangunan unik tersebut tidak diiringi dengan banyaknya penerangan," anggota Komisi A DPRD Kalteng Natailasi, Sabtu (21/7/2018).
Dia mengatakan, area bawah Rumah Betang bisa dijadikan wadah hiburan baru bagi masyarakat dengan mengisinya berbagai penjualan pernak pernik perhiasan karya masyarakat Kalteng.
"Selain itu juga bisa dimanfaatkan pedagang kecil untuk berjualan sehingga bisa menjadi tempat bersantai dan secara tidak langsung menjadikan keunikan Rumah Betang terlihat lebih ramai dengan banyaknya aktifitas pedagang dan pembeli," tambahnya.
Nataliasi juga menjelaskan, dengan keramaian pedagang yang berjualan, juga akan mengurangi aktifitas negatif. Dia sempat mendapat laporan bahwa ada Rumah Berang dimanfaatkan beberapa oknum nakal untuk wadah perkumpulan minuman keras (miras). (GAZALI/B-5)








