SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit -  Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun meminta agar Pemkab Kotim bisa berkoordinasi dengam pihak perusahaan khususnya perkebunan untuk terlibat dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan.

Apalagi belakangan ini kebakaran lahan sudah mulai marak,  dikhawatirkan akan kembali menimbulkan bencana kabut asap di daerah ini. 

Meski kebakaran itu bukan di areal perusahaan menurut dia setidaknya perusahaan bisa terlibat dan ikut serta memadamkan api terutama di lahan warga yang tidak jauh dari areal kerja mereka.

"Perusahaan jangan hanya menjaga lahan mereka saja. Tapi bagaimana lahan warga sekitar juga jadi perhatian mereka," kata politisi PDI Perjuangan ini, Sabtu (21/7/2018).

Selain membantu memadamkan api perusahaan juga didorong untuk membantu memberikan alat pemadam kebakaran. Agar agar ada persiapan jika terjadi kebakaran hutam dan lahan.

"Bantuan alat damkar itu bisa dilakukan melalui CSR perusahaan. Karena jika alat sudah disediakan tentunya warga masyarakat tidak akan tinggal diam dan akan membentuk tim relawan kebakaran," tandasnya.

--page

Maka dari itu Rimbun mendorong agar Pemkab Kotim segera memanggil perusahaan. Apalagi permasalahan kebakaran hutan dan lahan itu sudah jadi atensi pemerintah pusat. (NACO/B-5)