SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Aparat kepolisian akan secepatnya melakukan penyelidikan kasus kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

"Penyelidikan akan kami lakukan secepatnya setelah pemadaman tuntas dilakukan," kata Kapolsek Jaya Karya Ipda Hamdan Samudro mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Sabtu (21/7/2018).

Hamdan Samudro menambahkan, pihaknya masih fokus melakukan pemadaman kebakaran lahan tersebut, dan mengantisipasi agar tidak semakin meluas.

Barulah setelah itu, akan dimulai proses olah TKP, pemeriksaan saksi, dan penyelidikan mendalam. Sehingga bisa lebih fokus untuk mencari tahu penyebabnya.

"Kami juga sedang mencari tahu pemilik lahan tersebut untuk dimintai keterangan," kata Hamdan. 

--page

Selain itu, pemantauan di lokasi karhutla juga akan terus dilakukan ke depannya. Untuk mengetahui akan digunakan sebagai apa lahan yang terbakar itu. Dari situ bisa dilihat ada atau tidaknya unsur kesengajaan.

Sementara lahan yang terbakar tersebut berada di tiga desa, yakni Handil Sohor, Samuda Kota, dan Basirih Hilir. Diperkirakan, luasan lahan yang terbakar mencapai 50 hektare. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)