PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wisata danau air hitam boleh jadi hanya ada beberapa tempat di dunia, termasuk di Taman Nasional Sebangau (TNS). Terkait itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencoba memberdayakan pesona wisata ini.

Yaitu, melalui Even Festival Sebangau bertajuk “Boat Festival 2018” yang digelar di Kota Palangka Raya selama dua hari, sejak Sabtu (21/7/2018),

Di pintu gerbang Palangka Raya, tepatnya dermaga Kereng Bangkirei, Pemprov menggelar beberapa lomba yang melibatkan warga terutama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat.

Lomba yang digelar adalah lomba perahu hias, lomba kelotok cepat, dan Besei Kambei. Lomba perahu hias dan lomba kelotok (perahu mesin kecil) digelar Sabtu (21/7/2018). Sedangkan lomba Besei Kambei diselenggarakan besok, Minggu (21/7/2018).

Pagi hingga siang tadi, puluhan perahu hias dengan berbagai ornamen ikut ambil bagian. Ribuan masyarakat dalam dan luar daerah Palangka Raya memadati dermaga Kereng Bengkirai, untuk menyaksikan suasana dari atas tribun dermaga tersebut.

--page

Besei Kambei adalah lomba mengadu kekuatan dengan mendayung jukung (perahu kecil tanpa mesin) dengan arah berlawanan.

“Tentu kita senang sekali dengan even seperti ini. Luar biasa berpengaruh sekali dalam hal mendongkrak pengunjung. Biasanya, berkisar 2.000-2.500 pengunjung per pekan, sekarang saja ribuan yang datang. Besok bisa diketahui total pengunjungnya,” kata Ketua Pokdarwis Kelurahan Kereng Bangkirei, Aldius. (ROZIQIN/B-11)