BORNEONEWS, Sukamara- Bupati Ahmad Dirman mengatakan, perhitungan agregasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) untuk Kabupaten Sukamara mengalami peningkatan.
Pernyataan itu ia sampaikan saat membacakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) akhir masa jabatan, belum lama ini.
Menurut Ahmad Dirman, metode umum yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan suatu daerah ialah menggunakan metode pengukuran IPM.
"Metode pengukuran IPM terdiri dari tiga indikator, yaitu indeks kesehatan, indeks pendidikan, dan standard hidup layak," ujarnya.
Perhitungan IPM Kabupaten Sukamara selama enam tahun terakhir yakni rata-rata ukur 62,86 pada 2011, 63,52 pada 2012, 63,92 pada 2013, 64,44 pada 2014, 65,80 pada 2015, dan 66,39 pada 2016. (NORHASANAH/B-3)








