KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang- Berawal dari bercocok taman ubi kayu atau singkong, Mariyati, kini bisa menghasilkan uang sendiri untuk menambah pendapatan keluarga.

Dalam sehari, perempuan 48 tahun itu bisa menghasilkan 10 bungkus tapai singkong dengan harga jual Rp1.000 per bungkus.

Warga Desa Kartika Bakti, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan itupun mengatakan bahwa dirinya dan keempat anaknya kini memenuhi kebutuhan hidup dengan menjajakan tapai singkong.

"Satu bungkus biasanya isinya empat potong, kita jual seharga Rp1.000. Kalau hari biasa saya titipkan di warung. Kalau hari Minggu, saya berjualan di pasar malam Pematang Kambat dari pukul 15.00-18.00 WIB, kata Mariyati, Minggu (22/7/2018).

Istri dari Yani, 50, itu mengaku sudah lama melakoni usaha membuat tapai singkong. Ia mengaku, hasil berjualan tapai singkong cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

--page

Selain membuat tapai singkong, ia juga memproduksi tapai ketan. Namun, khusus tapai ketan dibuat bila ada pesanan. "Kita juga menjual opak singkong," tuturnya. (FARIZAN IFTIKAR/B-3)