KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang- Pasca-Hari Raya Idul Fitri, petani kelapa sawit di Kabupaten Seruyan, justru menjerit. Penyebabnya, harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani turun drastis.

Saat ini, TBS di tingkat petani hanya dihargai Rp600 per kilogram. Padahal sebelum Lebaran mencapai Rp1.400 per kg.

Jamal, 52, petani kelapa sawit di Seruyan, menyebutkan bahwa nominal Rp600 per kg merupakan harga terendah yang pernah terjadi.

Menurut Jamal, anjloknya harga jual TBS membuat para petani sawit kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup.

"Dengan kondisi harga TBS sawit sekarang ini tidak sebanding dengan kebutuhan pokok yang serba mahal dipasaran," ucapnya.

--page

Ditambah lagi hasil produksi TBS sedang mengalami penurunaan. Ia berharap harga TBS segera kembali stabil sehingga pendapatan petani kembali meningkat. (FARIZAN IFTIKAR/B-3)