JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta- Komunikonten (Institut Media Sosial dan Diplomasi) menggelar aksi kebangsaan di kawasan hari bebas kendaraan, Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (22/7/2018), pukul 06.00-10.00 WIB.

Aksi kebangsaan ini berupa doa dan tandatangan untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan Asian Games 2018 serta sebagai motivasi agar atlet Indonesia berprestasi dalam even yang resmi dibuka pada 18 Agustus 2018. Ribuan warga terlibat memberikan tanda tangan dukungan dan mengunggahnya di media sosial.

Direktur Eksekutif Komunikonten Hariqo Wibawa Satria mengatakan, masyarakat wajib bersyukur kepada para pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. 

"Menyukseskan Asian Games 2018 adalah cara kita menghormati para pahlawan dan mengisi kemerdekaan. Hidup hanya sekali, kita bangga menjadi saksi sejarah Indonesia jadi tuan rumah Asian Games 2018,” ujar Hariqo Wibawa Satria.

Alumnus Pascasarjana jurusan Diplomasi Universitas Paramadina itu mengajak semua elemen berkolaborasi menyukseskan hajatan besar tersebut.

--page

Menurut Hariqo, kesuksesan Asian Games 2018 akan dirasakan manfaatnya oleh generasi penerus bangsa. Indonesia akan kembali dipercaya menjadi tuan rumah berbagai kegiatan tingkat dunia.

“Kelak, anak cucu kita akan bertanya, saat Asian Games 2018, apa yang ayah atau kakek lakukan. Bentuk dukungan beragam, bisa dengan menjaga kebersihan, tertib lalu lintas, tidak membuat kegaduhan, membuat dan menyebarkan berbagai konten tentang Asian Games 2018 di media sosial dan banyak cara lainnya sesuai kemampuan kita masing-masing, setiap orang unik,” ungkap Hariqo.

Tantangan tuan rumah
Hariqo yang juga pengamat media sosial menuturkan bahwa tantangan menjadi tuan rumah di era digital ini unik. Karena tamu yang datang, baik atlet, pelatih, tim, dan pendukung, semuanya membawa smartphone. Namun melihat persiapan yang ada, Hariqo yakin Indonesia mampu menjadi tuan rumah Asian Games yang paling berkesan.

“Dulu tamu bercerita setelah pulang, di era digital tamu bercerita sejak datang lewat medsos. Saya yakin Indonesia mampu jadi tuan rumah tersukses di Asian Games 2018,” kata Hariqo.

Ia menambahkan, diplomasi media sosial adalah gotong-royong yang lakukan untuk kepentingan nasional NKRI. Sebab, citra baik sebuah negara di mata dunia internasional tidak hanya karena pidato pejabatnya di forum resmi, tetapi juga melalui diproduksi dan disebarkan oleh warganya di media sosial.

--page

"Karenanya mari gunakan media sosial kita, media sosial organisasi, komunitas kita untuk memproduksi dan menyebarkan berbagai konten tentang Asian Games serta kelebihan Indonesia. Kesempatan menjadi tuan rumah ini belum tentu terjadi kembali dalam hidup kita," ujarnya. (RO/B-3)