JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) optimistis kinerja tahun ini bisa lebih baik dan produksi produk perkebunan seperti crude palm oil (CPO) dan tandan buah segar (TBS) berpotensi untuk meningkat.

"Hingga akhir tahun ini kami membidik produksi crude palm oil (CPO) dengan kenaikan 17%. Target produksi tahun ini diprediksi bisa mencapai 346.589 ton CPO," kata Head of Corporate Secretary SSMS Swasti Kartikaningtyas, dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Senin (23/7/2018).

Selain itu, target produk Tandan Buah Segar (TBS) tahun ini mencapai 1,47 juta metrik ton, meningkat dari tahun lalu sebesar 1,25 juta metrik ton. 

"Ini karena peningkatan produksi masing-masing kebun," papar Swasti.

Kenaikan produksi tersebut, lanjut Swasti, berkorelasi pada meningkatnya hasil produksi masing-masing kebun. Bukan hanya itu, peningkatan tersebut juga diimbangi dengan penambahan kapasitas pengolahan pabrik dan perseroan sedang berproses membangun pabrik baru.

--page

"Progres masih on track, targetnya kedua pabrik bisa produksi tahun ini. Terdekat direncanakan pertengahan tahun sudah ada satu yang siap," ujarnya.

Setelah kapasitas pengolahan tersebut jadi, sebenarnya SSMS membidik peluang untuk menambah jumlah lahan. Hanya saja, regulasi dari pemerintah masih mengatur adanya moratorium penambahan lahan, sehingga saat ini SSMS masih mengoptimalkan lahan yang dimiliki.

Swasti menambahkan, pihaknya masih optimistis melihat pertumbuhan sektor kelapa sawit. Meskipun penurunan harga komoditas CPO belakangan ini menjadi sorotan, hal itu masih dalam kalkulasi perusahaan. 

"SSMS masih bisa mengatasi dan mengatur strategi penjualan lebih lanjut. Hal itu tampak dari capaian pendapatan tahun lalu yang berhasil tumbuh 19,03% menjadi Rp 3,24 triliun, dengan laba bersih naik 33,03% menjadi Rp787,08 miliar," pungkasnya. (NEDELYA RAMADHANI/m)