BORNEONEWS, Palangka Raya - Politisi Gerindra Kota Palangka Raya, Anna Agustina Elsye mengatakan, data kependudukan Kota Palangka Raya masih menyisakan berbagai masalah.
Kepindahan kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) ke kompleks perkantoran baru di Jalan G Obos XI menurutnya juga menambah masalah dengan banyaknya keluhan masyarakat terkait sempitnya ruang pelayanan.
"Kenapa perlu dilakukan penambahan ruang atau loket layanan, yakni lebih karena persoalan data kependudukan di Kota Palangka Raya ini masih menyisakan berbagai permasalahan. Seperti belum optimalnya pelayanan e-KTP dan pelayanan kependudukan lainnya," kata Anna, Senin (23/7/2018).
Padahal menurut Anna, bila melihat kondisi bangunan kantor Disdukcapil yang masih terbilang baru saja ditempati, sangatlah memadai untuk dilakukan penambahan prasarana.
"Kalau kantor lama kondisinya terlalu kecil, harusnya yang baru ini masih ideal untuk dilakukan penambahan sejumlah prasarana terutama prasarana pelayanan," tambah Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya ini.
--page
Selama ini, tambah Anna, salah satu yang menjadi alasan pemindahan atau perlunya kantor baru bagi Disdukcapil Palangka Raya ialah perannya yang strategis dalam hal memberikan pelayanan. Alasan lainnya ialah lokasi kantor yang baru ini lebih dekat dari semua sisi masyarakat Palangka Raya.
"Maka itu kami sarankan, kantor yang sudah ideal ini harus dilengkapi pula dengan prasarana penunjang sehingga layanan kependudukan dapat lebih maksimal," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)








