BORNEONEWS, Muara Teweh- Untuk memudahkan transportasi, mobilisasi, dan pendistribusian hasil bumi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berencana meningkatkan kualitas jalan dan jembatan di Kecamatan Montallat.
Menindaklanjuti rencana itu, Senin (23/7/2018), Bupati Barito Utara Nadalsyah didampingi Camat Montallat Mastur, Kapolsek, Danramil, pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sejumlah lurah/kepala desa, dan toko masyarakat, meninjauan jalan poros antarkabupaten.
Peninjauan dimulai dari lokasi rencana pembangunan dermaga penyeberangan di Kelurahan Montallat yang menghubungkan dengan Desa Tumpung Laung. Dermaga itu didesain ulang dengan membangun jembatan gantung dua jalur.
Selanjutnya, Bupati dan rombongan menuju pertigaan Jalan H Koyem di Desa Tumpung Laung I yang menuju ke Desa Pepas.
Jalan sepanjang 15 kilometer itu bakal dilebarkan dan diperbaiki di beberapa titik. Selain itu, rencananya jalan dari Desa Pepas akan ditembuskan ke ke Desa Batapah simpang Pujon, Kabupaten Kapuas. Panjang jalan itu sekitar 80 kilometer.
--page
Bupati Nadalsyah pada kesempatan itu mengatakan, pada tahun ini jalan yang bisa dijadikan alternatif untuk memperpendek jarak menuju Kabupaten Kapuas dan Kota Palangka Raya akan mendapat penanganan khusus dan anggarannya sudah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
“Untuk itu, saya atas nama pemerintah dan masyarakat, mohon dukungannya agar kita semua dalam melaksankaan program jalan poros antarkabupaten ini bisa terwujud. Diharapkan partisipasi dan keikhlaskan seluruh masyarakat untuk merelakan tanah dan tanam tumbuh di atasnya bila nanti terkena pelebaran jalan. Jalan merupakan hajat orang banyak. Maka partisipasi kita semua sangat dibutuhkan,” kata Nadalsyah. (RAMADANI/B-3)








